KENDARI, TELISIK.ID - Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sulawesi Tenggara melalui program dapur sehat atasi stunting (Dashat), terus mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya mengolah makanan secara sehat.

Kepala BKKBN Sulawesi Tenggara, Asmar mengatakan, program dapur sehat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman warga terkait gizi seimbang dan dampak positifnya terhadap kesehatan keluarga.

Program dapur sehat merupakan inisiatif BKKBN dalam merespons tantangan stunting dan masalah gizi lainnya. Melalui kegiatan ini, BKKBN Sulawesi Tenggara ingin memastikan masyarakat memiliki pengetahuan yang cukup tentang cara memasak dan menyajikan makanan sehat.

Baca Juga: BKKBN Sulawesi Tenggara Dorong Pemanfaatan Dana Desa untuk Pencegahan Stunting

Dalam pelaksanaannya, program ini memberikan panduan praktis tentang pengolahan bahan makanan yang baik dan sehat. Tim dari BKKBN memberikan demo langsung di berbagai wilayah, memberikan tips tentang pemilihan bahan makanan yang berkualitas, serta teknik memasak yang menjaga nutrisi makanan.