Baca Juga: Juru Parkir KFC Kendari: Kerja Ikhlas Walau Penghasilan Tergerus Pembayaran Nontunai
Sejak belajar membuat buroncong, Sulviani semakin mahir dan kini bisa membuat buroncong sendiri. Hasil penjualannya, menurutnya, biasanya digunakan untuk membeli paket data internet guna mendukung tugas-tugas sekolah atau untuk jajan.
Meski masih muda, Sulviani sudah menunjukkan pemahaman tentang pentingnya belajar mandiri dan ikut meringankan beban ekonomi keluarganya.
Orang tua Sulviani bekerja keras setiap hari untuk memenuhi kebutuhan hidup. Ibunya, yang bekerja sebagai tukang sapu di Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari, pulang pada sore hari, sementara ayahnya yang bekerja sebagai tukang bangunan baru pulang pada malam hari.
Dalam situasi ini, Sulviani merasa bahwa berjualan adalah cara yang bisa ia lakukan untuk membantu meringankan beban orang tuanya sekaligus belajar mandiri sejak dini.
