Saat ini jurnalis banyak terkena doxing berupa mempublikasikan nomor, link akun media sosial, dan pendidikan.
Baca juga: Ini Jadwal Libur Nasional dan Cuti Bersama 2021
"Doxing semacam ini bukan yang pertama kali terjadi. Okelah saat ini kita belum memiliki aturan terkait dengan perlindungan data pribadi tapi dengan melihat motif, saya pikir peristiwa doxing adalah bentuk hambatan pekerjaan terhadap pers," katanya, Sabtu (12/9/2020).
LBH mencatat, setidaknya ada tiga jurnalis Cek Fakta yang sudah terkena doxing pada tahun ini. Dua jurnalis lain adalah dari media Tempo.
Ade menilai, ini terjadi karena belum adanya aturan yang lebih tegas soal penyebaran informasi data pribadi sehingga pada pelakunya tidak bisa diseret ke meja hijau.
