Baca Juga: Marak Galian C Diduga Ilegal, Polisi Diminta Periksa Kadis Lingkungan Hidup Langkat

Ketua DPD II Golkar Muna Barat itu berharap Pj bupati benar-benar menyeleksi siapa-siapa pembantunya yang bukan takut dan terpaksa, tetapi karena kesadaran dari hati nuraninya. Di situlah pejabat yang punya wibawa, energik dan secara psikologis mengikuti seseorang sesuai nurani, bukan karena takut dan terpaksa.

"Dalam teori pemerintahan, bawahan boleh benar, tapi tidak boleh salah. Atasan boleh salah, tapi tidak boleh kalah. Sebagai seorang birokrasi, ASN harusnya benar-benar mengikuti tata krama pemerintahan. Artinya, perintah atasan tidak ada tipex untuk bisa menghapusnya dan tidak ada ruang membahasnya, keculi dilaksanakan," ungkapnya.

Sementara itu, Pj Bupati Muna Barat, Bahri mengaku telah mendapat informasi itu. Kata dia, kedisiplinan merupakan kewajiban ASN. ASN yang malas sudah bisa ketahuan dari absensi elektronik. Konsekuensinya, TPP dipotong dan dikenakan sanksi disiplin.

"Saya akan evaluasi mereka," tegasnya. (A)