Baca Juga: Kementerian PU Lepas Tangan Mulai 2026, Begini Nasib IKN ke Depan
“Budget deficit mungkin kira-kira kalau saya tidak keliru angkanya Rp600-an triliun. Dengan penghematan-penghematan tadi yang dicoba secara sepintas dihitung oleh tim, itu hampir Rp350 triliun sampai Rp400 triliun,” ujarnya.
Luhut menekankan bahwa angka tersebut belum termasuk potensi penghematan dari sektor lain. Ia menegaskan akan segera melaporkan hasil awal ini kepada Presiden Prabowo.
Untuk mendukung tugasnya, ia dibantu oleh dua menteri yaitu Rini Widyantini sebagai Menteri PANRB dan Meutya Hafid sebagai Menteri Komunikasi dan Digital. Komite ini juga akan melibatkan berbagai pihak guna mempercepat penerapan teknologi di birokrasi.
Dalam paparannya, Luhut mengungkapkan bahwa pembentukan Government Technology (GovTech) menjadi salah satu fokus utama.
