“Kita ketahui bersama Kota Kendari ini belum selesai dengan persoalan sampah, makanya kami dari CCC berkolaborasi dengan Bengkel Keilmuan Teknik Mesin untuk menciptakan dan mengembangkan alat daur ulang sampah plastik menjadi bahan bakar,” katanya.
Arwan menerangkan, ke depannya ia akan mengembangkan alat tersebut untuk menyelesaikan permasalah sampah di Kota Kendari.
“Ini adalah harapan baru untuk masyarakat Kota Kendari. Dengan adanya alat ini bisa meminimalisir sampah plastik yang ada di Kota Kendari. Kami dari NGO CCC bersama teman-teman dari Teknik Mesin agar kiranya Pemerintah Kota Kendari turut andil dengan pemuda lokal terkait pengembangan alat tersebut,” ungkapnya.
Selain itu saat diwawancarai, Kepala Bidang Peningkatan Kapasitas dan Pemantauan Lingkungan DLHK Kota Kendari, Ratna Sakay, mengapresiasi inovasi ini.
Baca Juga: Sukses Tekan Kasus DBD, Masyarakat Diimbau Dukung Inovasi Nyamuk Wolbachia di Sulawesi Tenggara
