KENDARI, TELISIK.ID - Polemik pergantian unsur pimpinan DPRD Sulawesi Tenggara (Sultra) mendapat sorotan dari kalangan mahasiswa.

Aliansi Mahasiswa Merdeka menilai dinamika politik yang berkepanjangan berpotensi mengganggu fokus kerja DPRD dalam menjalankan fungsi pelayanan terhadap masyarakat.

Mahasiswa menilai persoalan internal politik seharusnya tidak berlarut hingga mempengaruhi stabilitas kelembagaan.

Mereka mengingatkan DPRD sebagai lembaga representasi rakyat memiliki tanggung jawab besar dalam mengawal berbagai agenda strategis daerah.

Baca Juga: Ombudsman Verifikasi Laporan Terhadap Sekda Konut Soal Putusan BPASN yang Batalkan Pemecatan ASN