MEDAN, TELISIK.ID - Perhimpunan mahasiswa Samosir (Permasi) berdemonstrasi ke Mapolda Sumatera Utara, Jalan Sisingamangaraja KM 10,5 Medan, Kamis (6/4/2023) petang.
Mahasiswa dari Kabupaten Samosir itu menyebut adanya dugaan kejanggalan terkait kematian Bripka Arfan Saragih yang merupakan personil yang bertugas di Polres Samosir.
Kematian almarhum Bripka Arfan Saragih yang dinyatakan oleh Polres Samosir diduga meninggal akibat bunuh diri dengan meminum cairan zat sianida. Kemudian, dalam pernyataan lain, pihak Polres Samosir juga menyebut, ditemukan bukti pemesanan zat sianida yang dibeli almarhum melalui aplikasi jual beli online.
Baca Juga: Anggota DPRD Sumatera Utara Fraksi PDIP Diduga Mencuri Jam Tangan
Sementara itu, dari hasil penemuan tim forensik yang telah dilakukan oleh tim ahli forensik dari Polda Sumatera Utara, tidak menemukan adanya pembelian zat sianida dari hasil pemeriksaan handphone almarhum Bripka Arfan Saragih. Akan tetapi tim ahli forensik menemukan pencarian mengenai efek zat sianida dan efek racun tikus serta kutipan ayat alkitab.
