Dari ungkapan RN, kejadian yang menimpahnya bermula saat ia diberikan uang dan korban hendak menolak pemberian pelaku tersebut. Namun Prof B memaksa dengan alasan mengganti uang transportasi korban sudah bersedia datang membantu melakukan rekapan nilai.
"Awalnya saya tolak karena saya bilang ada uang untuk pulang, tapi kata bapak itu ambil saja untuk uang transportasi, maka saya terima," ungkapnya.
Setelah menerima uang tersebut, RN kembali duduk di kursi teras rumah. Sepintas korban melihat raut wajah pelaku dalam kondisi iba saat memandang RN.
Baca Juga: Oknum Pengacara Ini Mangkir Dipanggil Penyidik Kasus Dugaan Surat Keterangan Palsu
"Dia tau sisi keluarga saya, saya anak yatim piatu, dia bilang rasa iba sama saya dan di situ juga kaget setelah dia memeluk saya dari depan dan mencium bibir saya, karena saya sendiri di situ," jelasnya.
