“Saya menangis terus, tidak menyangka kejadian ini akan terjadi,” tambahnya. ES juga merasakan sakit pada bagian tubuhnya, terutama di area dada.

Keluarga korban, Rimba Lawa, menyuarakan keprihatinannya terhadap peristiwa yang menimpa ES. “Sebagai keluarga korban, saya merasa sangat keberatan karena hingga kini korban masih mengalami gangguan mental dan trauma,” ujarnya.

Rimba berharap pihak kepolisian bertindak tegas dan segera menuntaskan kasus ini untuk mencegah kejadian serupa terulang.

Baca Juga: Syarif Maulana Susul Dua Tersangka Lainnya ke Lapas Kelas IIA Kendari

Kasus ini telah dilaporkan pada 21 Oktober 2024 dan masih dalam penanganan pihak kepolisian, dengan Laporan Pengaduan Nomor: Lap Aduan/482/X/2024/Reskrim.