"Selanjutnya aksi sampai dengan akhir tahun 2022 yaitu penurunan stunting melalui pencegahan difokuskan pada Baduta Stunting (0-23 bulan), penanganan difokuskan pada Balita Stunting (24-59 bulan) hasil timbang 2022 serta pada Agustus 2022 akan dilakukan penimbangan kembali" jelas Johana, Rabu (6/7/2022).
Sementara itu, Bupati Manggarai, Heribertus Nabit mengatakan bahwa pihaknya sudah pernah menggelar kegiatan rembuk stunting untuk memastikan terjadinya integrasi pelaksanaan intervensi penurunan stunting secara bersama-sama antar perangkat daerah penanggung jawab layanan dengan sektor atau lembaga non pemerintah dan masyarakat.
Baca Juga: Tahun Pimpin Kolaka Utara, Nur Rahman-Abbas Klaim Bangun Jalan Sepanjang 71.34 Kilometer
Kegiatan rembuk stunting ini, kata Bupati Nabit, juga dilaksanakan agar terlaksananya konfirmasi, sinkronisasi dan sinergitas hasil analisis situasi dan rancangan rencana kegiatan.
"Rembuk itu merupakan satu hal yang penting dalam rangka percepatan pencegahan dan penanganan stunting karena stunting bukan isu yang baru lagi, sehingga semua pihak berperan penting dalam menyelesaikan masalah ini" tuturnya.
