SURABAYA, TELISIK.ID -  Prihatin kasus pemerasan yang diduga dilakukan oleh Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Komjen (Purn) Firli Bahuri terhadap eks Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL), Aliansi Madura Indonesia (AMI) mendesak penyidik Polda Metro Jaya untuk jemput paksa Firli.

Alasannya dengan dalih ada agenda pribadi di Aceh, yang bersangkutan selalu mangkir dari panggilan penyidik.

"Jadi kalau Firli tidak datang-datang, hanya ada dua langkah yang harus dilakukan. Jemput paksa karena Firli  masih saksi, kemudian Firli diperiksa," tegas Ketua Aliansi Madura Indonesia (AMI) Baihaki Akbar dalam keterangannya di Surabaya, Sabtu (11/11/2023).

Baca Juga: ICW Sebut Ketua KPK Firli Bahuri Pengecut, Polda Metro Jaya Kumpul Keterangan Ahli

Menurut Baihaki Akbar, dalam melakukan gelar perkara penetapan tersangka, penyidik harus menunggu keterangan tambahan dari Firli. Langkah itu untuk menguatkan temuan penyidikan yang sudah berjalan selama ini.