Kalaupun kemudian muncul dan berkembang berbagai tafsir dalam melihat terbitnya kamus sejarah Indonesia tersebut, sebagai dampak ketidaktelitian dan keakuratan Tim pembuatan Kamus ini, adalah suatu konsekuensi yang harus dipertanggung jawabkan dan diterima.

Esensi Sejarah

Hakekatnya kehidupan ini terdiri dari tiga dimensi waktu, yaitu “kemarin, hari ini dan esok”

Karena “hari ini” adalah dimensi waktu yang sedang kita jalani, dan “esok” adalah dimensi kemungkinan yang akan terjadi, maka hanya dimensi “kemarin” lah yang dapat kita jadikan sebagai cerminan pembelajaran, yang kemudian disebut sejarah.

Baca juga: Larangan Mudik Perlu Kebijakan Nyata Agar Masyarakat Tak Galau