Diamkan selama sekitar 10-20 menit. Setelah itu, bilas menggunakan air hangat dan keringkan wajah dengan cara menepuknya secara perlahan menggunakan handuk bersih.

Halodoc menyarankan melakukan uji tempel terlebih dahulu pada area kecil kulit, misalnya di belakang telinga atau siku, selama 24 jam. Langkah ini dilakukan untuk melihat kemungkinan munculnya reaksi seperti kemerahan, gatal atau iritasi.

Masker kelor disebut dapat digunakan sekitar dua hingga tiga kali dalam seminggu. Namun, jika muncul iritasi atau kemerahan yang menetap, penggunaan sebaiknya dihentikan dan kondisi kulit dapat dikonsultasikan kepada dokter kulit.

Perlu diingat, penggunaan bahan alami pada kulit tidak otomatis cocok untuk semua orang. Efek perawatan juga dapat berbeda pada setiap jenis dan kondisi kulit. (C)

Penulis: Erni Yanti