Ramainya orang dikegiatan ziarah kubur itu tidak disiakan oleh warga seputaran pemakaman. Mereka memilih menjual kembang atau bunga, air mawar atau air putih dan daun pangir.
Baca Juga: Lapa-Lapa dan Cucur, Menu Wajib Menyambut Puasa Masyarakat Muna
"Alhamdulillah, menjelang bulan suci ramadan, kami selalu berjualan bunga dan air untuk peziarah. Banyak peziarah yang datang dan membeli kembang atau bunga dan air yang dijualnya itu," kata Tima, seorang pedagang di seputaran pemakaman.
Harga bunga dan air yang dijualnya itu juga yang relatif murah, ada yang Rp 5 ribu dan Rp 10 ribu.
"Satu hari ini, biasanya bisa laku 50 bungkus. Banyak pengunjung yang datang mulai siang sampai sore hari," ungkapnya.
