Kata dia, ketika pengaspalan jalan Desa Eensumala akan dikurangi 1 atau 2 kilo untuk menutupi jalan poros Buranga-Koboruno, otomatis sebagian lorong-lorong di Desa Eensumala tidak akan dikerjakan lagi. Sementara, sudah penggusuran dan tender sudah keluar.
Baca Juga: Hari Tenun Nasional, Direktur ASPPUK: Hak Paten Harus Dideklarasikan
"Dananya juga sudah keluar, kontraknya sudah keluar, masa mau dikurangi atau dialihkan," ujarnya.
Dia menyebut jika pekerjaan jalan Desa Eensumala itu dialihkan ke jalan lain, maka akan terjadi riak di masyarakat dan akan terjadi demonstrasi besar-besaran untuk menuntut agar pengasapalan jalan Desa Eensumala tidak dialihkan ke jalan lain.
"Yang benarnya ini semua lorong-lorong yang ada di Desa Eensumala kurang lebih 5 kilo meter itu masuk pengaspalan," tegasnya.
