“Wakatobi sejak dulu tidak mengedarkan elpiji 3 kg bersubsidi, hanya mengandalkan elpiji non-subsidi, seperti yang 5 kg ini,” ujarnya, Selasa (4/2/2025).
Susi, penjual gas elpiji di Mandati, juga menyebut bahwa kebanyakan masyarakat Wakatobi lebih memilih menggunakan minyak tanah, karena masih ada ketakutan menggunakan gas.
“Kebanyakan masyarakat Wakatobi menggunakan minyak tanah karena masih banyak yang takut menggunakan gas. Untuk ukuran elpiji dari dulu kami hanya menjual elpiji non-subsidi 5 kg,” jelas Susi.
Baca Juga: Minat Gen Z Buton Selatan pada Tradisi Budaya Kian Mengkhawatirkan
Seorang warga Wakatobi, Masi, mengungkapkan bahwa ketidakhadiran gas elpiji 3 kg bersubsidi di daerahnya sudah menjadi hal yang biasa.
