Selain itu, berbagai program penanganan dampak pandemi COVID-19 yang sudah, sedang, dan terus dilakukan.
Baca Juga: Peringati May Day, Buruh Tuntut Cabut Omnibus Law UU Cipta Kerja
Pelatihan itu antara lain pelatihan vokasi dengan metode blended training, pemagangan di industri, pelatihan peningkatan produktivitas bagi tenaga kerja, sertifikasi kompetensi, penempatan tenaga kerja dalam negeri, penempatan tenaga kerja luar negeri, pelatihan wirausaha baru, inkubasi bisnis, padat karya, dan gerakan pekerja sehat.
Inisiatif berikutnya adalah kebijakan pemberian THR Keagamaan kepada para pekerja/buruh. Ida berharap stimulus ini akan menggerakkan konsumsi masyarakat, yang akan berdampak baik bagi kinerja perusahaan.
“Kita tidak akan berhenti di sini. Inisiatif lainnya akan terus saya dorong untuk segera dilaksanakan. May Day tahun ini menjadi istimewa karena ini adalah perayaan atas harapan,” pungkasnya. (C)
