Pernyataan itu menandai bahwa distribusi tidak dihentikan, melainkan disesuaikan dengan situasi lapangan.bPada wilayah yang mayoritas penduduknya berpuasa, makanan tetap dikirim ke sekolah.
Namun, menu disiapkan dalam bentuk makanan tahan lama sehingga bisa dibawa pulang oleh siswa. Pola ini dirancang agar anak tetap memperoleh asupan gizi saat waktu berbuka tanpa perlu makan di siang hari.
Baca Juga: Ribut Pegawai Dapur MBG Diangkat jadi PPPK 2026 Tak Sebanding Gaji Guru Honor, Begini Reaksi BGN
"Untuk anak sekolah di daerah yang mayoritas puasa, makanannya akan seperti biasa dikirim ke sekolah dalam bentuk makanan yang tahan dan bisa dibawa ke rumah untuk dikonsumsi pada saat buka," katanya.
Dengan mekanisme tersebut, distribusi logistik tetap berjalan normal meski jam konsumsi berubah.
