Baca Juga: Tahun Ini Masa Jabatan 7 Kepala Daerah di Sultra Berakhir, Siapa Pj Bupati Ditunjuk Gubernur?
"Sekarang kita lagi langkah promosi beras fortivit anti stunting, ini adalah beras lokal yang kita campurkan dengan kernel impor, dan sekarang Perum Bulog Sultra mendapat lisensi untuk mendistribusikan beras fortivit," kata Siti Mardati Saing.
"Ini yang kami butuhkan support Telisik.id dalam mempromosikan beras fortivit ini ke khalayak, harganya itu Rp 13.000 per kilogram dan beras ini bisa dikonsumsi masyarakat umum," lanjutnya.
Baca Juga: Sultra Resmi Didaulat Sebagai Tuan Rumah Rakornas KPI 2022
Lanjut ia juga menjelaskan, stok sembako yang dimiliki Bulog Sultra cukup sampai selesai idul fitri dan masyarakat tidak perlu panik, ini juga alasan kenapa mereka membutuhkan media untuk menyampaikan kepada khalayak agar tidak menimbulkan kepanikan pada masyarakat.
