Inovasi TEGAS bukan hanya menguntungkan internal Polri, tetapi juga mendukung upaya dalam menyediakan layanan terbaik untuk masyarakat. Foto: Ist.

 

Menyusul implementasi proyek TEGAS, terjadi peningkatan profesionalisme sumber daya manusia dalam menyusun kebutuhan anggaran. Proses pengusulan anggaran juga mengalami digitalisasi, dengan regulasi yang mengatur keseragaman input data usulan. Hal ini menghasilkan peningkatan akuntabilitas kinerja Polda Sulawesi Tenggara secara berkesinambungan.

Ade Leony menekankan, proyek TEGAS bukan hanya menguntungkan internal Polri, tetapi juga mendukung upaya Polri dalam menyediakan layanan terbaik untuk masyarakat. Dengan meningkatnya transparansi dan efisiensi dalam pengelolaan anggaran di Polda Sulawesi Tenggara, proyek ini membawa manfaat yang positif bagi semua pihak terkait.

Baca Juga: Tegakan Kedisiplinan di Mapolda Sulawesi Tenggara, 12 Personel Lakukan Pelanggaran

Sebagai informasi tambahan, melansir, tribratanews.metro.polri.go.id, Biro Perencanaan BIRO RENA (RORENA) merupakan unsur pengawas dan pembantu pimpinan di Polda Sulawesi Tenggara. Tugasnya melibatkan perencanaan umum, anggaran, pemantauan pelaksanaan program dan anggaran, serta penerapan sistem dan manajemen organisasi.