"Setelah memeriksa mesin dispenser pulau 1, 2, 3 dan 4. Saksi menemukan di dalam mesin dispenser/pompa SPBU di pulau 1 ada komponen (resistor) hangus, diduga penyebabnya arus tegangan listrik yang naik turun," ungkapnya.
Baca Juga: Biaya Pendaftaran Rp 100 Juta dan Sejumlah Syarat Calon Ketua PERADI Kendari Disoal
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kali ini, bahkan regu pemadam kebakaran yang turun ke lokasi hanya melakukan pendataan karena api yang masih bisa ditangani oleh pegawai SPBU.
Sejauh ini SPBU Tapak Kuda menutup sementara penjualan BBM. Pihak depot Pertamina dan teknis SPBU akan melakukan pengecekan terhadap semua mesin dispenser SPBU. Sementara untuk korban jiwa dan kerugian atas kejadian itu tidak ada. (B)
Penulis: La Ode Muh Martoton
