Baca juga: Tanpa Protap Kesehatan 24 Pekerja Asal Buteng Bebas Masuk di Bombana

Di dalam negeri, kata Agus Jabo, terjadi kebimbangan, kelambatan, ketidaksiapan, tidak ada soliditas kepemimpinan, tidak ada kesatuan komando, simpang siur informasi.

Maka dengan jiwa besar katanya, kita harus akui, bahwa secara subyektif kita memang tidak siap menghadapi serangan tiba-tiba COVID-19, baik dari aspek anggaran maupun peralatan medis.

"Selain mungkin ada pertimbangan lain yang dijadikan landasan sikap pemerintah, selain masalah kesehatan. Hal ini harus menjadi koreksi, bahwa ada masalah yang harus diperbaiki, baik dari aspek kesehatan, anggaran, ekonomi dan politik," urainya.

Sebelum pandemi COVID-19 muncul, ada beberapa agenda besar yang sedang dipersiapkan oleh Pemerintah Pusat, seperti Ibu Kota Baru, Omnibus Law dan pembahasan beberapa Undang-Undang (UU) serta kebijakan yang masih menjadi polemik di tengah masyarakat.