Baca Juga: Nan, Jurnalis yang Menulis Indah itu Telah Berpulang

Menjadi sajian pembuka dan penutup dalam setiap momen.  

Sekilas, tampak tak ada yang istimewa dari salam 3B ini. Biasa saja. Namun, siapa yang menyangka butterfly effect dari salam ini mampu membangkitkan kesadaran dan komitmen kebangsaan tentang pentingnya kebersamaan, persatuan dan kerukunan bukan saja di kalangan intern umat Islam, namun juga bagi pemeluk agama lain.  

Siapa yang menyangka, dari salam 3B ini telah mampu menggerakkan dua puluh ribu orang lebih meski di tengah guyuran hujan dalam Etno Religi Carnaval yang sukses digelar secara kolosal dan spektakuler pada10 Agustus 2022 lalu. Kehadiran sejumlah paguyuban budaya dari berbagai etnik dan tokoh lintas agama di Sulawesi Tenggara ini menjadi warna indah dalam tenun kabangsaan kita.  

Lalu, siapa pula yang menyangka, dari salam 3B ini jugalah mampu memompa spirit 14.444 orang tumpah ruah dalam pawai tahun baru Islam 1 Muharram 28 Juli 2022 lalu meski dalam sengatan teriknya sinar matahari?