Sehingga PDIP hanya sebagai pendukung saja jika turut dalam koalisi, karena kans untuk mengajukan pendamping Khofifah sudah tertutup peluangnya.

PKB dan PDIP juga diyakini punya kader-kader mumpuni dan diakui dari level nasional, daerah, dan juga didukung masyarakat Jawa Timur. Diyakini koalisi PKB-PDIP bisa terwujud mengajukan pasangan calon sebagai penantang Khofifah-Emil, hanya sekadar menunggu waktu saja.

Rencana koalisi penantang Khofifah juga memungkinkan bertambah kuat dengan masih adanya PKS dan Nasdem. Malah jika keempat partai ini berkoalisi kekuatannya akan lebih besar dengan sebanyak 63 kursi.  Sehingga keempat partai ini jika berkoalisi maka tak akan sekadar sebagai penantang tak setimpal dengan Khofifah-Emil.

Jika koalisi ini terbentuk, lalu keempat partai politik ini dapat mengajukan nama yang memang punya daya pikat besar di masyarakat, maka masih memungkinkan koalisi alternatif ini diluar prediksi menjungkalkan pasangan Khofifah-Emil.

Baca Juga: Menakar Peluang Kaesang di Pilkada Jawa Tengah