KENDARI, TELISIK.ID - Di bulan Ramadan, aktivitas maupun jam kerja tak sebanyak biasanya. Namun ada satu hal yang jelas bertambah yakni agenda makan bersama atau buka puasa bersama (bukber).

Undangan atau ajakan bukber biasanya sering didapati oleh anak muda mulai dari rekan kerja, teman SMA, atau bahkan bersama anak-anak panti asuhan. 

Aktivitas ini terus dilakukan hingga seolah jadi tradisi. Mereka yang non Muslim pun kadang 'kecipratan' ikutan buka bareng. Selain untuk menghormati teman yang berpuasa, ikutan bukber ini juga dilakukan agar bisa berkumpul dengan teman-teman lainnya. 

Rupanya kelekatan aktivitas bukber dengan umat Islam Indonesia merupakan wujud pertemuan budaya ketimuran dan ajaran Islam. Devie Rahmawati, pengamat sosial vokasi Universitas Indonesia mengatakan, sebenarnya dalam ajaran Islam sendiri ada hadis yang berbunyi:

"Siapa memberi makan orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tersebut, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa itu sedikit pun juga."