Baca Juga: Gubernur Andi Sumangerukka Dorong Ekonomi Kreatif Penopang Ekonomi Daerah Berdaya Saing Produk
Perjalanan kariernya panjang dan bertahap. Ia memulainya dari struktur dasar pemerintahan sebelum kemudian dipercaya mendampingi pemimpin daerah sebagai ADC Wali Kota Kendari (1995) dan ADC Gubernur Sulawesi Tenggara (1996). Dari pengalaman itu ia belajar bahwa kepemimpinan bukan hanya soal mengambil keputusan, tetapi membaca suasana, memahami orang, dan menjaga sikap.
Memimpin Organisasi Korpri, membidangi perencanaan pembangunan, anggaran daerah, dan kemudian memegang posisi sentral sebagai Ketua Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE). Pada tahun 2014 ia dipercaya menjadi Kepala Biro Pengadaan Barang/Jasa, sebelum kemudian ditugaskan sebagai Plt Kepala Bappeda Sultra (2018), dan bahkan Pj Bupati Muna Barat (2016–2017) sebuah amanah yang menuntutnya hadir di tengah dinamika masyarakat secara langsung.
Langkah-langkah itu membentuk pandangannya tentang pemerintahan bahwa kebijakan tidak boleh jauh dari manusia, dan pelayanan publik harus menyentuh kepentingan nyata masyarakat.
Baca Juga: BKKBN Sulawesi Tenggara Perkuat Kolaborasi Tekan Stunting hingga Level Keluarga
