Baca Juga: Kesejahteraan Operator Roda Tiga di Reok Dibahas di Paripurna DPRD Manggarai

Kadis Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan (TPHP), La Ode Anwar Agigi menerangkan, saat ini lahan kopi di Bumi Sowita tersisa 392 hektar yang tersebar di Kecamatan Maligano 108 hektar, Kabangka 94 hektar, Tongkuno 46 hektar dan parigi 43 hektar.

"Produksi pertahun hanya 3,2 ton," sebutnya.

Tanaman kopi yang ada saat ini, sudah kebanyakan tidak produktif lagi. Karenanya, perlu ada peremajaan. Untuk menenam kopi, instansinya siap melakukan pendampingan pada petani, sehingga, hasilnya nanti dapat bernilai jual tinggi.

Baca Juga: Honor Petugas Kebersihan Belum Dibayar Rp 500 Juta, DLH Koordinasi BPKAD