Proses memasak jajan yang satu ini juga cukup rumit karena berbagai bahan tadi harus dicampur dan diaduk dalam waktu yang tidak sebentar. Selain itu, adonan dari jajanan ini apabila telah setengah matang maka akan keras dan sangat berat ketika diaduk, hingga biasanya membutuhkan dua orang untuk mengaduknya.

Baca Juga: Resep Buko Salad Filipina yang Enak dan Legit

Jika adonan tidak lagi lengket pada wajan atau alat pengaduk ketika diaduk dengan cara diputar dan adonan ikut terputar membentuk bulat, itu tandanya gula kelapa telah matang dan adonan siap diangkat dari perapian.

Soal rasa tidak usah ditanya. Olahan kelapa, gula aren dan ketan tadi akan terasa manis bercampur gurih ketika memasuki mulut. Karena didominasi rasa manis, maka ketika terlalu banyak memakan jajanan ini dianjurkan untuk memakannya satu atau dua biji, jika berlebihan maka akan terasa eneg. Namun hal ini kembali pada selera masing-masing.

Jika Telisikers penasaran dengan jajanan yang satu ini, jajanan ini sendiri dapat dijumpai di Kabupaten Bombana, Pulau Buton dan Kota Baubau. (B-Adv)