Menurut jurnal Clinical Neurology and Neurosurgery, sexsomnia terjadi ketika sebagian otak tiba-tiba terbangun dari tidur nyenyak. Orang tersebut secara teknis masih tertidur, tetapi mulai melakukan perilaku seksual tertentu, termasuk masturbasi, erangan, dan orgasme.
Dr Rexford Muza, dokter yang fokus dengan masalah tidur di Guy's and St Thomas Hospital di Inggris mengungkapkan saat mengalami sexsomnia, seseorang mungkin akan membelai dirinya sendiri atau pasangannya.
Mereka juga mungkin membuat suara atau gerakan seksual yang belum pernah dilakukan orang tersebut sebelumnya atau tidak akan pernah dilakukan ketika bangun.
Baca Juga: Ayu Aulia Buka-Bukaan Soal Seks: Tak Suka Pakai Kondom Hingga Ungkap Titik Sensitif
Dikutip dari Health.detik.com, seorang wanita bernama Rachel mengungkap rahasia suaminya saat berhubungan seksual yang 'memalukan'. Ia mengatakan suaminya, Nick, mengalami 'sexsomnia' yang menyebabkan dia melakukan seks saat tertidur lelap.
