Ukhuwah sebagai Fondasi Kemanusiaan
Bagi Buya Hamka, Islam bukan hanya sistem hukum, tetapi juga sistem akhlak dan peradaban. Ia menekankan pentingnya membangun persatuan di atas nilai-nilai universal Islam, bukan sekadar identitas kelompok atau adat. Dalam kritiknya terhadap fanatisme sempit, Hamka mengingatkan bahwa jika umat terlalu terjebak dalam identitas golongan, maka ukhuwah akan terkikis oleh sekat-sekat sosial.
Semangat berpikir bebas yang diwarisi Hamka juga menunjukkan bahwa perbedaan pandangan bukanlah ancaman, melainkan ruang untuk memperkaya pemahaman—selama tetap dalam bingkai adab dan iman.
Baca Juga: Transformasi Mudik Kepulauan Jadi Poros Pariwisata Daerah
Ukhuwah sebagai Ta‘aruf
