"Penggunaan Aspal Buton di tahun 2021 rencananya sepanjang 1.000 Km oleh kementerian PUPR, dan terdapat peningkatan permintaan untuk tahun 2021," tulis undangan pada lampiran tor agenda.

Baca juga: Bupati, Sekda dan Kepala Kementerian Agama Bombana Batal Divaksin COVID-19

Menurutnya, peningkatan penggunaan aspal Buton memerlukan kesiapan dari sisi industri pengelolaan terkait pemenuhan kebutuhan aspal. Selain itu, kesiapan infrastruktur dasar dan pendukung  juga penting dalam upaya peningkatan kapasitas produksi.

"Tujuannya adalah untuk mengidentifikasi permasalahan kunci dan solusi pemecahan masalah dengan koordinasi dan sinkronisasi di sektor pemerintah pusat dan daerah, serta mendapat informasi dan data juga kendala yang dihadapi terkait dengan pengembangan pelabuhan Nambo dan pengembangan jalan Lawele-Labungka," tambahnya.

Disamping itu, pemerintah pusat dapat mengidentifikasi permasalahan terkait penataan ruang pada lahan kawasan pertambangan dan pelabuhan serta memantau kesiapan dan progres pengembangan aspal Buton full ekstraksi.