Direktur PT Dua Samudera Perkasa, A.G Hartantono mengatakan, pihaknya juga akan mengoperasikan terminal umum didukung fasilitas kebutuhan layanan kapal maupun bongkar muat peti kemas dan menjadi pelabuhan untuk kegiatan ekspor-impor.

Baca Juga: Minta Akun DRH CASN Dibuka, BKPSDM Muna Bersurat di BKN

“Selain kebutuhan layanan kapal, bongkar muat peti kemas, kami juga akan melayani muatan curah cair dan kering, general cargo dan pelayanan pelabuhan lainnya,” katanya.

Nantinya, kata Hartantono, arus barang yang melalui terminal umum batu putih ini antara lain, pelayanan peti kemas dan pelayanan non petikemas, serta sebagai pemilik Badan Usaha Pelabuhan (BUP).

Inisiator pembangunan pabrik tebu di Indonesia Timur, Andi Amran Sulaiman, mengatakan dengan beroperanya dermaga batu putih akan membidani lahirnya episentrum pertembuhan ekonomi baru di Indonesia.