Para penyandang dana amal menceritakan bagaimana perempuan menangis sukacita setelah berhasil melarikan diri dari kehidupan yang mengerikan di tempat penampungannya. Para tetangga bahkan tak menyangka, rumah tersebut menyimpan banyak budak.
Lebih parah dari itu, tiga wanita dilaporkan kabur dari penampungan yang terletak di jalanan Ibu Kota. Sekitar 20 orang ditampung sebagai budak dengan keadaan yang mengerikan, penuh pukulan dan jam kerja yang sangat penuh setiap harinya.
Dilansir dari Daily Mail.co.uk, di kawasan metropolitan Leighton Buzzard, Bedfordshire, sejumlah masyarakat Inggris dan asing bekerja 19 jam sehari. Mereka dipaksa bekerja di dapur umum, mencuri, dan mengemis di stasiun.
Betapa terkejutnya masyarakat di sana saat mengetahui bahwa perbudakan yang mengerikan bisa terjadi di sekitar tempat tinggalnya.
Baca Juga: Orang Yahudi Nekat Menyamar Jadi Muslim Agar Bisa Ibadah di Kompleks Masjid Al-Aqsa
