MUNA, TELISIK.ID - Penanganan pasien di Rumah Sakit (RS) Raha kini mendapat sorotan. Pasalnya, pasien langsung dinilai positif COVID-19, walaupun hanya berdasarkan hasil rapid test antigen.

Dari hasil rapid test antigen tersebut, pasien pun langsung dirawat di ruang isolasi RS.

Apabila pasien meninggal dunia, kendati hasil swab belum keluar, langsung dimakamkan secara protokol COVID-19. Padahal, saat hasil swab keluar ternyata negatif.

Hal tersebut sontak menimbulkan komplein dari para keluarga pasien. Sebab, akibat dimakamkan secara protokol COVID-19, pihak keluarga dikucilkan oleh warga sekitar. Tak ada warga yang berani melayat ke rumah duka.

Baca juga: Dana Rp 921 Juta yang Ditransfer ke Rekening Pribadi Bendahara Dinkes Telah Dikembalikan