"Iye mulai dari pagi sampai sore. Kalau sudah sore baru pulang. Pulangnya juga jalan kaki," ungkapnya, Jumat (5/8/2022).
Lia adalah sosok wanita tangguh yang tak mau berpangku tangan atau menggantungkan hidup pada orang lain. Tak memiliki sanak saudara yang membantu, ia terus memperjuangkan hidup demi anak dan kemanakannya yang tidak bersekolah.
Baca Juga: Tak Kuat Lagi Jadi Kuli, Pria Ini Mengais Rezeki dari Sampah
Lia hanya mampu mengandalkan tenaganya untuk memungut barang bekas dan dijual kembali. Setelah berkeliling seharian, kadang ia hanya mampu mengantongi uang Rp 20 ribu.
"Ya begini kalau sudah lumayan barang bekas yang didapat, langsung dijual supaya bisa makan dulu," ujarnya.
