Kepala Negara ini menekankan di era persaingan saat ini perguruan tinggi perlu merelaksasi kurikulum dari yang sebelumnya bersifat kaku menjadi lebih fleksibel.

Baca juga: Resmi Diundangkan, UU Cipta Kerja Sudah Bisa Diunggah

Perguruan tinggi juga perlu membuka diri terhadap paradigma-paradigma baru dan cara-cara yang lebih responsif, serta pendekatan-pendekatan dengan sudut pandang keilmuan yang lebih luas.

Kebijakan mengenai key performance indicators (KPI) dosen, program prioritas perguruan tinggi beserta alokasi anggaran, infrastruktur, hingga berbagai standard operating procedure (SOP) baru juga harus segera dirumuskan.

“Demikian pula halnya di bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, berbagai standar normalitas baru harus dirumuskan,” imbuhnya.