Salah seorang pekerja pabrik, Lili Hsing mengaku kewalahan melayani permintaan yang begitu membludak.

"Pesanan ini membuat kami harus menarik napas panjang. Permintaan benar-benar sangat banyak," katanya. (C)

Penulis: Nurdian Pratiwi

Editor: Kardin