menjadi hal yang lumrah ketika saat melawati jalan raya, kita dapati pemulung bersama anaknya yang masih kecil dimuat di atas gerobak sambil berkeliling mengumpulkan sampah.
Menjadi hal yang tak wajar ketika anak yang masih belia harus ikut menanggung beban kerasnya kehidupan, ketika semestinya anak-anak seperti mereka mengenyam pendidikan layaknya anak-anak yang lain.
Baca Juga: Pengamen Tunanetra Berhasil Kuliahkan Anaknya Hingga S2 dan Jadi Dosen
Akbar salah satu contohnya, menghentikan pendidikannya demi mengikuti orang tua angkat untuk memulung setiap hari. Saat akan ditanya, akbar menjauh.
"Malu," katanya sambil menjauh.
