Kedua, karena Tu'a Teno setempat sebagai pemegang kuasa secara adat atas hak ulayat milik warga gendang.
Hal lain yang menjadi pertimbangan Tim menurut Agus adalah efisiensi waktu dan kemudahan akses bertemu warga di musim panen.
Baca Juga: Tunggu Restu Mendagri, Pj Bupati Muna Barat Segera Tata Birokrasi
"Sekarang memasuki musim panen. Siang hari warga sibuk di sawah atau kebun. Untuk itu kami menyesuaikan dengan waktunya warga. Malam hari mereka semua ada di tempat. Jalannya pertemuan syarat rasa kekeluargaan dan lebih rileks karena tidak bersifat formal kepemerintahan," kata Agus, Selasa (14/6/2022).
Kepala Adat dan Tu'a Teno pun menyambut baik dan merasa senang karena baru kali ini pihaknya merasa dilibatkan secara langsung.
