Baca Juga: PGRI Sultra Desak Pengusutan Kasus Kriminalisasi Guru Supriyani di Konawe Selatan

“Kami kasihan, guru honorer mana yang memiliki uang sebanyak itu, terutama untuk perkara yang mungkin tidak dilakukannya. Kita semua tahu berapa gaji seorang guru honorer,” ujarnya.

DPRD Sultra berkomitmen untuk mengawal kasus ini, mengingat banyaknya kasus yang melibatkan guru dan murid yang berujung pada proses hukum. Tariala berharap apparat penegak hukum dapat memutuskan kasus ini secara adil.

“Ini juga sudah menjadi perhatian PGRI, di mana semua guru di Indonesia meminta agar Supriyani dibebaskan,” tegasnya.

Tariala menegaskan bahwa guru tidak hanya bertugas mengajar, tetapi juga berperan sebagai pendidik generasi penerus bangsa. (C)