Andre menjelaskan bahwa saat kejadian, mobil tersebut dikendarai oleh Kepala Desa Baito yang sedang dalam perjalanan pulang ke Kantor Camat. Tiba-tiba, saat melintas di depan SDN 3 Baito, terdengar suara tembakan yang membuat kaca mobil pecah.

“Saat itu kepala desa mendengar suara keras dan segera keluar untuk memeriksa. Dia melihat seorang pria berbaju putih melarikan diri ke semak-semak, namun pelakunya tidak berhasil ditangkap,” tambah Andre.

Baca Juga: Dikunjungi KPAI, Aipda Wibowo Berharap Masalah dengan Guru Supriyani Diselesaikan Secara Baik

Menyusul kejadian ini, pihaknya berencana untuk melaporkan insiden penembakan tersebut ke kepolisian agar pelaku segera ditangkap.

Andre juga mengatakan bahwa mereka belum dapat memastikan apakah penembakan tersebut terkait dengan perlindungan yang diberikan oleh pihaknya dan Camat Baito kepada Supriyani. Selama proses hukum berjalan, Supriyani tinggal di rumah camat untuk menghindari situasi yang tidak diharapkan.