"Jadi itu sudah ada sebelum saya datang (menjadi Mendag). Maka waktu saya datang, saya melakukan penghitungan jumlahnya (stok beras pemerintah di Bulog)," katanya.
Kata dia, stok beras cadangan Bulog saat ini hanya sekitar 800.000 ton. Sebanyak 270.000-300.000 ton dari stok tersebut merupakan beras hasil impor tahun 2018 lalu.
Berikutnya, Mendag juga menjelaskan, sisa impor itu juga berpotensi mengalami penurunan kualitas. Dengan demikian, tanpa menghitung beras impor maka stok beras Bulog hanya berkisar pada 500.000 ton.
Baca Juga: Nur Alam Minta Pangdam XIV/Hasanuddin Dihadirkan sebagai Saksi Dugaan Pemalsuan Dokumen PT TMS
Di sisi lain, penyerapan gabah oleh Bulog belum maksimal pada masa panen raya. Sampai saat ini sarapan gabah setara beras masih mencapai 85.000 ton dari target perkiraan yang harusnya mendekati 500.00 ton.
