"Wahai Rasulullah  apa pendapatmu tentang ruqyah (doa penyembuhan) yang kami lakukan, apakah ia bisa menolak takdir Allah? Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam menjawab: Ruqyah itulah bagian dari takdir”. (HR Turmudzi).

Kesalahpahaman sehingga muncul asumsi seolah usaha dapat melawan takdir, biasanya juga muncul dari pemahaman yang tidak tepat terhadap ayat ar-Ra’d: 11 berikut:      

“Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sebelum mereka mengubah keadaan diri mereka sendiri.”  (QS. Ar-Ra’d: 11) .

Baca Juga: Islam Melarang Tajassus, Ini Alasannya

Banyak yang menyangka bahwa kata “keadaan” di ayat tersebut sebagai takdir yang telah digariskan di lauh mahfudz. Dengan makna demikian, seolah takdir Allah ditentukan oleh manusia.