Kemudian juga agar setiap pembangunan jalan lorong wajib terdapat saluran drainase karena pada faktanya banyak jalan setapak yang tidak dibangun tapi dibarengi dengan pembangunan drainase.

Ia berharap, Musrenbang ini benar-benar dimanfaatkan untuk mendiskusikan secara bersama-sama hal yang menjadi perhatian atas fokus pembangunan Kota Kendari tahun 2025.

Karena menurutnya, dokumen RKPD yang dihasilkan tahun ini akan digunakan wali kota terpilih tahun 2025 mendatang.

Sekda Kota Kendari, Ridwansyah Taridala mengatakan, fokus pembangunan Kota Kendari perencanaan tahun 2025 yaitu banjir, sampah dan penerangan jalan. Termasuk harus ada keseimbangan pembangunan fisik (penataan kota) dan pembangunan sosial (pembangunan SDM).

Baca Juga: Ali Mazi Perkarakan Hasil Pemilu di MK, Lihat Kekayaan Terakhir si Pemilik Lexus dan Mercy