Unjuk rasa tersebut dilakukan karena ketidakmerataannya dalam pembagian insentif COVID-19 oleh pihak pengelola dana di RSJ.
Baca Juga: Pengedar Sabu Ditangkap Saat Sembunyi di Kamar Kos
"Ada yang dapat dan ada yang tidak, ada yang melakukan pelayanan pada pasien tapi tidak dapat, sementara ada juga yang tidak lalukan pelayanan malah dapat," ujarnya.
Di tempat yang sama, Fajaruddin, Nakes yang juga ikut unjuk rasa mengungkapkan, tidak adanya transparansi dari pihak RSJ Sultra dan pengelola dana terkait besaran serta kriteria penerima.
"Kami menganggap pihak pengelola dan RSJ tidak transparan terkait dana tersebut, karena tidak melibatkan kami dari penanggung jawab unit-unit di rumah sakit ini mengenai kriteria dan besaran insentif yang diterima," ungkap Fajar.
