Sebelum masuk ke isi, Kamus Sejarah tersebut, juga memuat dua pengantar Direktur Sejarah, Triana Wulandari dan Dirjen Kebudayaan, Dr Hilmar Farid.

Baca juga: THR PNS Cair Full 10 Hari Sebelum Lebaran

"Saya tidak membaca tentang tanggal, bulan dan tahun Kamus Sejarah itu kapan diterbitkan," kata Suryadi.

Mantan guru berlatar pendidikan Bahasa Inggris dan sejarah ini, mengingatkan pentingnya kamus sebagai satu acuan untuk bertolak mengartikan suatu kata.

Dalam kamus Bahasa Inggris-Indonesia (KII) yang sangat familiar bagi kalangan pendidik dan peserta didik di Indonesia, 'dictionary' diartikan sebagai kamus.