KOLAKA UTARA, TELISIK.ID - Perkara dugaan korupsi pengadaan dan pematangan lahan bandara di Kabupaten Kolaka Utara yang sedang ditangani pihak Kejaksaan Negeri (Kejari), mulai dimanfaatkan oknum yang tidak bertanggung jawab.
Oknum yang tidak diketahui identitasnya itu, mengaku sebagai ketua tim penyidik kejaksaan. Meminta uang ke sejumlah pejabat dan pihak yang terlibat perkara.
Kepala Kejaksaan Negeri Kolaka Utara, Henderina Malo mengatakan, jika nama instansinya sedang dicatut oknum untuk melakukan pemerasan via telpon dengan menghubungi sejumlah calon korbannya.
"Termasuk menghubungi Sekda. Itu tidak benar dari kami, karena nama oknum itu mengatasnamakan ketua tim penyidik dari kasus bandara yang kami tangani," terangnya, Rabu (3/8/2023).
Baca Juga: Kolaborasi Eksekutif Legislatif Tetapkan 5 Raperda untuk Kemaslahatan Masyarakat Kolaka Utara
