Salah satu penjual nanas, Ahmad menjelaskan, ia mengambil pasokan nanas dari Muna yang harganya jauh lebih murah sehingga bisa dijual hanya Rp 5 ribu per buahnya.
Baca Juga: Kepala Kebun Raya Kendari Bantah Tarif Retribusi Mahal
“Harga nanas ketika lagi panen banyak begini malah anjlok, tapi kita tidak rugi karena dari sana kita ambil bisa seribu per buahnya,” ungkapnya.
Selain itu, penjual lainnya Suwardin memgaku, nanas yang ia jual merupakan hasil dari kebunnya sendiri. Ia membawa langsung untuk dijual agar tidak rugi.
“Kalau tidak dijual dengan harga murah, tidak akan laku karena lagi musim panen begini baku saing-saing,” keluhnya. (B)
