"Ini rawan bagi NasDem. Bisa jadi NasDem yang suaranya sekarang kelima, Demokrat ketujuh, bisa terjadi perubahan," pungkasnya.

Direktur Lembaga Kajian Politik Nusakom Pratama, Ari Junaedi dikutip dari Kompas.com menilai, Demokrat belum mengetahui secara pasti langkah yang diambil untuk membentuk koalisi pilpres nanti.

Hal ini terlihat dalam Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Partai Demokrat yang tak memberi dukungan secara pasti terkait posisi AHY untuk maju dalam Pilpres 2024.

Baca Juga: Rawan Salah Input Data, KPU Jawa Timur Gelar Verifikasi Parpol Peserta Pemilu 2024

“Dengan tidak menyebut secara aklamasi AHY harus menjadi capres atau cawapres, menunjukan internal Demokrat tidak bisa memastikan keputusan akhir dari sikap politik (parpol) koalisi yang akan diajak Demokrat untuk bergabung,”